Pages

Jumat, 28 Februari 2014

Aku kenapa?



Hah, ntah darimana aku harus memulai nya...
yang pasti  ini yang harus mulai ku pikirkan.

Saat pagi mulai datang, terangpun menyusul..
ketika mentari menyapa,
bangun dari lelapku akan menjadi sebuah pilihan ideal yang harus aku lakukan pertama sekali.
membuka mata, merasakan udara pagi, bahkan kadang mencoba mengingat kembali mimpi semalam. yah, mimpi baik atau buruk kah? jawabnya adalah " aku selalu lupa".

Ini bukan lelucon walaupun kadang kedengarannya seperti dipanggung OVJ.
Ini kehidupan, tempat dimana aku harus melanjutkan semua yang telah ku awali dari awal aku hidup dan berteriak.
Bukan masalah apa, hanya saja saat pagi tiba dan malam hampir berlalu aku mulai memikirkan tentang aku sendiri. maksudnya apa? aku sendiripun bingung.

Selalu memikirkan apa yang tak pernah kutemukan jawabannya.
oh, ini bukan skenario yang harus diperankan artis favorit untuk tontonan orang banyak. Aku hanya mulai membuka hati bahwa nyatanya hidup ini susah!
Baru kusadari ternyata semua sulit untuk dijalani. Seandainya bisa memilih, aku akan lebih memilih tetap berada dimasa kanak-kanak ku dibandingkan sekarang ini.
Semakin berat...
Semua semakin berat memang, melangkahkan kaki juga terasa sulit sekarang..
Kenapa harus ku pikirkan? bantah hati kadang kala. Namun memang harus dipikirkan.
jawaban yang simpel bukan?

Jadi orang dewasa itu ribet. Pusing bahkan.
Susah memikirkan masa depan, sulit melakukan yang memang harus dilakukan, sukar meninggalkan keinginan badan, selalu salah dalam mengambil keputusan. bla.blaa..
Gini terus, mau jadi apa? Dulu terasa begitu gampang, mudah saja melakukan apa yang disuka, gak pakek pikir segala..

Semakin jauh semakin aneh..Dasar PREDATOR! ucapku jika kubenci.
semakin dalam semakin tak kumengerti
semakin panjang semakin membuatku mual dan muntah.
aku yang semakin mendewasa, atau aku yang terlalu dramatis?
aku gak tau. Yang aku tau ini hidup. Hidup untuk dijalani. Dan hidup ternyata gak mudah.

Sepertinya aku mulai berubah, berubah karena itu, harus memikirkan hidup dan masa depan ku, memutuskan dimana nantinya aku berada, dimana cita dan cinta ku, dan bagaimana aku harus mencintai hidupku.
kupikir, mungkin memang  karena aku menuju tua maka tiba-tiba selalu berpikir begini-begitu karena dulunya tak seperti ini..
lebih tepatnya move on dari masa-masa merdeka ku,dan meninggalkan permainanku dulu..
mau dikatakan apalagi.. ini tiba-tiba yang menjadi bahan pikiranku. hati dan perasaanku kini berhasil merangsang otak dan saraf-saraf ku untuk memikirkan dan merenungkan semua drama hidup ini.

Ini akan berlalu Girl..
Kata-kata penghiburan bagi diriku sendiri, ya.. akan belalu, hasilnya bagaimana?
Bebaskah aku dari ini? berhasilkah aku jadi wayang terbaik dengan perannya yang wao dipanggung kehidupan? mampu kah menjalani kisah-kisah baru ku nanti? siapkah aku dengan semua keputusan yang telah ku buat? Bahagiakah aku? melebihi bahagia ku saat di timang dulu? nyaman kah aku nanti disini senyaman dipangkuan ibuku dulu? tersenyumkah aku nanti seperti semanis senyumku saat berlari dan bermain dulu?

Kini Pagi kan datang lagi tandanya malam hampir habis...
Intinya aku akan kembali bangun lagi dan skali lagi begitu dan lagi..lagi..dan lagi...
Emm,jujur saja, aku tak mengerti apa yang kubicarakan sejak tadi.
bercerita, mendoakan atau mengeluh kah namanya ini? aku benar-benar bingung.
pertanyaannya, "berhasilkah aku menahlukkan dunia dimasa yang akan datang??"
Beri aku jawaban!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar