Pages

Selasa, 14 Januari 2014



Terlalu di"sayang"kah aku????
      
          11 januari 2014,

          This night..
            Kembali menyesakkan dada ku seolah-olah rasanya ingin berontak saja.
Kenapa masih selalu saja begini??  masih anak kecil kah aku bagi mereka?
ya, mereka" ayah dan ibuku".
            Ntah apa, hal ini saja yang menjadi sumber kebencianku pada orang tua ku. Aku sangat menyayangi mereka, tapi jika dihadapkan dengan hal seperti ini, kadang hal itu hampir tak aku ingat lagi.
            Tahun ini, genap sudah aku berumur 20 tahun, usia yang cukup bukan untuk memonitori diri sendiri? tapi sepertinya bagi mereka umurku masih 2 tahun, yang ini itu masih begitu dikontrol sekomplit dan se wao mungkin oleh mereka.
            Aku tau, orangtuaku sangat menyayangi aku melebihi semua, aku bisa lihat itu dari segala hal yang mereka lakukan untuk ku dan kebahagianku sampai saat ini, aku sadar itu ketika aku tau apa yang mereka kerjakan hanya untuk menghidupiku dengan hidup yang baik adanya. Hidupku begitu indah dibuatnya, perhatian, kasih sayang dan materi yang bahkan lebih dari cukup diberikan untuk ku yang semakin membuatku lebih bersyukur lagi  karena telah Tuhan titipkan pada mereka.
             But, satu hal yang buat aku jengkel yaitu sikap mereka yang terkadang menurutku terlalu over protection . Aku paham itu semua adalah untuk kebaikanku, tapi aku pikir ini sedikit keterlaluan. Aku bahagia diperhatikan tetapi aku juga benci jika perhatian itu berlebihan sehingga membuat aku merasa terkekang. Kapan aku bisa dewasa? kapan aku bisa menyelesaikan masalah ku sendiri jika aku masih gak diberi kesempatan untuk belajar akan hal itu? Aku ingin menikmati masa-masa muda ku, aku ingin belari berasama sahabat-sahabat ku, aku masih ingin bersorak-sorak dan bermain dengan teman-temanku, masih ingin melewati hari-hari bersama orang-orang yang aku sayang tanpa segudang peraturan ini dan itu.  Aku udah besar, aku bukan lagi bayi mungilnya ayah adan ibu yang apa-apa masih dihandle total sama kalian... :(
            Aku udah tau membedakan mana yang baik mana yang buruk, bahkan sampai saat ini aku masih tetap menjadi anak yang baik bagi mereka.  Aku ingat semua nasehat mereka, aku selalu berpikir untuk selalu menjadi putri termanis bagi mereka, karena itu adalah impianku. Aku gak akan macam-macam, aku gak akan lari dari hidup yang udah ayah dan ibu ajarkan selama ini.. :(
            Tapi kadang hal itu terlalu sulit kudapatkan. Motivasi yang aku butuhkan, bukan ancaman yang lebih menakutkan aku lagi. Izinkan aku untuk berpikir tentangku sendiri, Beri aku waktu untuk mencari solusi untuk masalahku sendiri!!
            Malam ini perut ku terasa lapar, tapi kuputuskan untuk tidak menyentuh makanan semenjak aku pulang tadi. Aku memilih untuk ketempat tidur dan meluapkan semua yang kurasakan. Sakit ketika harus mendengar semua ucapan-ucapan marah dari  A sampai Z dari ayah dan ibu, sakit harus mendengar semua keputusan yang kuambil adalah salah dan keputusan kalianlah yang harus benar, sakit harus mendengar semua solusi yang kulakuakan untuk diriku sendiri adalah sia-sia dan solusi merekalah yang terbaik untukku, sakit harus mendengar semua ancaman dan aturan baru lagi yang akan membuatku semakin tersiksa, sakit ketika kejadian seperti ini tak ada kesempatan bagiku untuk bicara, menjelaskan semua dan membela diri... 
            Benar aku gak kan melawan,bukan nya sombong, sampai saat ini ayah dan ibu pasti tau itu. Aku memendamnya dalam hati dan mungkin sampai membatu.  Apa aku harus selalu berada dalam garis batasan kalian?? lama-lama kepribadian ku bisa berubah karena itu. Tetap menjadi sosok gadis periang?aku gak janji lagi jika aku gak bisa berada  dan melangkah menjadi diri ku sendiri.. :(
            Aku tau aku bodoh, tapi bukan berarti semuanya harus bergantung dari kepintaran ayah dan ibu kan?? Aku mungkin ceroboh, tapi segalanya bisa aku atasi kok.. aku tau aku punya trauma, tapi bukan berarti aku semakin ditakutin lagi kan dengan hal itu??
             Ini aku ayah, ibu seorang gadis yang ingin menjadi dewasa, beri aku kesempatan untuk belajar mandiri dan menyelesaikan masalah ku sendiri. kasih aku waktu untuk menikmati hariku dikehidupan luar yang aku kontrol sendiri dengan imanku, aku gak akan apa-apa, aku pasti akan baik-baik saja seperti doa kalian, dan aku tak kan berubah, aku tetap akan menjadi putri kesayangan ayah dan ibu.. 
            Perhatian yang wajar, dukungan, doa dan kepercayaan, itu yang aku butuh agar aku benar-benar menjadi dewasa dalam sikap dan pemikiran. Ku tualiskan ini sebagai luapan emosi dan amarah ku semata, Bukan untuk membenci ayah dan ibu.
Aku tau hati kalian hanya karena terlalu mencintai aku,aku tau kalian tak kan rela melihat aku sakit dan menderita nantinya, aku tau semua ini untuk kebaikkanku tak ada selain itu dan trimakasih untuk itu, sekalipun kadang  membuat jiwaku hampir berontak dan mengamuk tapi aku mencintai kalian, Akan selalu mencintai ayah dan ibu. :')

           

           
           

           

           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar